musim dingin sudah di depan pintu
beberapa minggu belakangan ini, suhu udara menurun terus. seminggu terakhir sudah berkisara antara -3 di pagi hari dan 5 atau 6 derajat di siang hari. belum lagi hujan yang turun sepanjang hari, semakin membuat udara menjadi sangat dingin. aktivitas pun ikut tepengaruh- bagaimana tidak, suhu dingin membuat enggan bergerak dan ingin lebih berlama-lama selimutan di pagi hari. ya, musim dingin sudah di depan pintu. dimundurkannya waktu selama 1 jam per 25 oktober yang lalu, seolah-olah memulai masa-masa dengan waktu malam yang panjang.
hujan yang turun saat musim dingin bisa sampai di bumi dalam dua bentuk – air (seperti hujan yang kita kenal di Indonesia) dan salju (es). lokasinya yang dekat dengan laut membuat hujan air yang turun disertai dengan angin kencang. kalau sudah begitu, tak ada gunanya berpayung – hanya membuatnya menjadi cepat rusak. dan sudah bisa ditebak, udara yang sudah dingin itu pun menjadi dua kali lebih dingin. berbeda dengan hujan air, kalau salju sudah turun biasanya suhunya tidak terlalu dingin. namun demikian, saat berjalan kita mesti ekstra hati-hati. salju yang sudah menggumpal di jalan menjadi sangat licin.
nuansa bening
hmm, tiada yang hebat dan mempesona
ketika kau lewat di hadapanku
biasa saja
waktu perkenalan lewatlah sudah
ada yang menarik pancaran diri
terus mengganggu
mendengar cerita sehari-hari
yang wajar tapi tetap mengasyikkan
hmm, tiada kejutan pesona diri
pertama kujabat jemari tanganmu
biasa saja
masa pertalian terjalin sudah
ada yang menarik bayang-bayangmu
tak mau pergi
dirimu nuansa-nuansa ilham
hamparan laut tiada bertepi
masa pertalian terjalin sudah
ada yang menarik bayang-bayangmu
tak mau pergi
menatap nuansa nuansa bening
tulusnya doa bercinta
kini terasa sungguh
semakin engkau jauh
semakin terasa dekat
akan ku kembangkan
kasih yang kau tanam
di dalam hatiku
summer school di nantes
aspect-oriented software development summer school (aosd-sc), nantes 2009 – adalah summer school saya yang pertama selama 5 hari di ecole des mines de nantes (emn) nantes. ya, sepanjang minggu itu hot topic adalah aspect oriented – mulai dari sisi programming, desain, arsitektur, sampai ao-requirement engineering, ao-distributed system. istilah aosd sebenarnya sudah lama saya dengar, namun baru di sc inilah saya mengenal apa itu aosd. saat ini, saya tidak ingin membahas lebih detail tentang aosd – yah, baru pemula di bidang itu hehe..
perjalanan ke nantes ditempuh paling tidak selama tujuh jam yaitu ronneby – copenhagen (öresuntåg, 3 jam), copenhagen – paris (air france, 2 jam), paris – nantes (tgv, 2 jam). sejak saya kuliah di bandung, perancis adalah negara yg paling ingin saya kunjungi untuk melanjutkan pendidikan. saya sangat terinspirasi oleh karena banyaknya dosen saya yang menyelesaikan doktornya di sana. namun ternyata, Tuhan punya rencana lain. sampai saat ini, saya masih bermimpi untuk suatu saat bisa tinggal atau sekolah di perancis. oleh karena itu, sc di nantes ini sungguh menyenangkan hati saya – meskipun di awal keberangkatan ada sedikit khawatir akan ketidakmampuan berbahasa perancis. Read more…
keluar dari fridge, masuk ke oven..
itu adalah komentar dari seorang teman saat saya menceritakan tentang kondisi di Madrid. selama musim panas ini, suhu udara di Ronneby berkisar antara 15-20 derajat Celsius. namun siang itu suhu udara di Madrid mencapai 38-39 derajat Celsius – bahkan lebih tinggi dari suhu tubuh normal. keadaan ini sedikit menurunkan semangat untuk eksplorasi Madrid.

yang menarik di Madrid (dan juga mungkin di negara2 lain di daratan Eropa), jika kita makan di sisi luar restoran, harga yang mesti dibayar lebih mahal dibandingkan di sisi dalam. hal ini karena pemilik restoran mesti membayar pajak lebih untuk posisi meja makan yang diletakkan di luar. selain itu, di sini saya bisa menemukan restoran cepat saji KFC
ngomong-ngomong soal makan, churos (gambar di atas) adalah adalah salah satu makanan khas di Spanyol (selain paella – nasi dicampur sea food). churos ini sepertinya terbuat dari tepung & mentega, digoreng dan disantap dengan mencelupkan ke coklat. buat saya, churos ini tidak terlalu enak karena sangat berminyak sehingga mudah menyebabkan ‘ Read more…
tugas akhir

beberapa hari belakangan ini, saya kerap mendapat email dari beberapa mahasiswa tentang topik tugas akhir. ya, semester genap ini adalah masa pengerjaan tugas akhir bagi mahasiswa tingkat tiga. tak bisa disangkal, karena urusan ini bukan hanya mahasiswa saja yang sibuk, dosen pun ‘terpaksa’ ikut-ikutan sibuk. kesibukan itu tidak hanya karena pembimbingan tugas akhir. pada saat yang sama, dosen pun mesti membimbing mahasiswa tingkat 1 dan 2 dalam kuliah proyek akhir. artinya, pada semester genap selain mengajar, dosen mesti membimbing sekitar 3-4 kelompok mahasiswa untuk proyek akhir dan tugas akhir.





Recent Comments